Kompas dan bagian-bagiannya

sumber gambar:  http://www.surplusandadventure.com

Kompas adalah alat penunjuk arah yang digunakan untuk mengetahui arah utara magnetis. Karena sifat kemagnetannya, jarum kompas akan menunjuk arah utara-selatan (jika tidak dipengaruhi oleh adanya gaya-gaya magnet lainnya selain magnet bumi). Tetapi perlu diingat bahwa arah yang ditunjuk oleh jarum kompas tersebut adalah arah utara magnet bumi, jadi bukan arah utara sebenarnya.
Pada umumnya kompas berfungsi sebagai penunjuk arah dan membidik sasaran.

Secara fisik, kompas terdiri atas :
a. Cover/penutup. Penutup kompas yang melindungi dial. Berisi kawat bidik (penglihatan depan) dan dua slot yang bercahaya di tempat gelap, bagian atasnya memiliki lubang bidik depan yang kadangkala digunakan bersama-sama lubang bidik belakang.
b. Base/dasar. Merupakan tubuh kompas yang berisi bagian-bagian berikut:
(1) Dial (floating dial), dipasang pada poros sehingga dapat berputar bebas ketika kompas berada pada posisi datar. Tercetak angka penunjuk derajat serta titik bercahaya dengan panah dan huruf E dan W. Jarum atau panah selalu menunjuk ke utara magnetik dan bagian-bagian lainnya di timur (E) 90 ° dan barat(W) 270 °. Ada dua skala; skala luar menunjukkan mil dan skala dalam (biasanya merah) menunjukkan derajat.
(2) penutup dial (Encasing the floating dial) adalah kaca yang berisi garis indeks (fixed indeks line) berwarna hitam dengan posisi tetap.
(3) cincin bingkai (bezel ring) berupa roda bergigi yang berisi 120 klik ketika diputar sepenuhnya; setiap klik sama dengan 3°, terhubung dengan kaca cincin bingkai dengan garis bercahaya pendek yang digunakan dalam hubungannya dengan panah utara selama navigasi.
(4) ikal ibu jari (thumb loop) adalah tempat ibu jari saat menggunakan kompas.
c. Lens/lensa. Lensa digunakan untuk membaca angka-angka derajat yang berfungsi sebagai kaca pembesar, dan terdapat pula lubang bidik belakang digunakan bersama dengan bagian depan untuk peninjauan pada objek. Lubang bidik belakang juga berfungsi sebagai pengunci dial ketika ditutup untuk perlindungannya. Lensa harus dibuka lebih dari 45° untuk memudahkan melihat angka derajat. Lensa ini ada juga berbentuk prisma.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: